Showing posts with label Catatan. Show all posts
Showing posts with label Catatan. Show all posts

Sunday, January 31, 2021

Labirin Impian

Eka Kurniawan
 
SUATU ketika ia berdiri di depan pondokannya yang oleh tetangga sekitar dikenal dengan nama Padepokan Ngawu-awu Langit. Ia berteriak-teriak, menjerit-jerit, marah, dan tertawa dengan ekspresi aneh. Para tetangga tak mengacuhkannya sama sekali. Itu sudah biasa bagi mereka karena ia aktor yang cukup dikenal, paling tidak bagi para tetangga. Namanya, Nuruddin Asyhadie, dan bersama beberapa seniman lain, seperti Rudi Heru Sutedja dan Ikun Eska, ia mendirikan Pabrik Tontonan, sebuah kelompok seni dan teater di Yogyakarta.

Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh?! Taik Kucing!

Saut Situmorang *
 
1. Sitor Situmorang tidak masuk dalam buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh. Alasan Tim 8 penyusun buku (Jamal D Rahman dkk) karena Sitor “tinggal di luar negeri”. Lha, mayoritas dari nama-nama yang masuk buku tersebut bukan cumak TIDAK tinggal di dalam negeri Indonesia bahkan tinggal di luar planet Bumi alias sudah mati tapi kok bisa masuk yaaa?! Ckckck…

Tuesday, June 2, 2020

Spirit Literasi, Indonesia Buku Gelar Apsas

‘Parade Obrolan 10 Karya dalam Semalam’

Apresiasi Sastra #9

Sajikan 10 Naskah dalam Semalam

Gaya Lufityanti
Tribun Jogja, 27 April 2016

Kata Rupa Festival kembali menghadirkan Apresiasi Sastra #9, sebuah parade obrolan 10 karya Apsas dalam semalam. Kegiatan akan berlangsung pada Kamis (28/4/2016) mulai pukul 18.30 hingga 00.00 di Radio Boekoe, Jalan Sewon Indah nomor 3, Sewon, Bantul.

Kemah Sastra Kembali Digelar

Suara Merdeka 10 April 2018

Komunitas Lereng Medini dan milis Apresiasi Sastra (Apsas), dibantu berbagai pihak, akan kembali menggelar kemah sastra di kebun teh Medini, Ngesrepbalong, Limbangan, Kendal.

DARI YOGYA BANGUN TRADISI KRITIK SASTRA

Sulistiono
Media Indonesia 8 Mei 2010

Halaman di kantor Yayasan Umar Kayam, Perum Sawit Sari i-3. Condongcatur, Sleman, Yogyakarta, tampak ramai Sabtu (1/5) malam. Mulai pukul 19.00 WIB, sebanyak 10 karya sastra diperbincangkan. Tiga kumpulan cerpen, salah satunya adalah Sepotong Bibir Paling Indah karya Agus Noor, dua buku esai, salah satunya Politik Sastra yang ditulis Saut Situmorang, dua novel, dua puisi, dan satu karya terjemahan berjudul Proses karya Franz Kafka.

Kembali Menggugat Dominasi Sastra Koran

Kompas.com 04/02/2009

Bila boikot terhadap media cetak yang dikatakan oleh Saut Situmorang adalah dalam konteks politik sastra yang memasung karya sastra, dengan mengedepankan kelompok-kelompoknya sendiri, hal itu harus didukung.

Thursday, April 30, 2020

Pengalaman Membaca Novel Ulysses-nya James Joyce sampai 13 Tahun

Membaca Novel Ulysses-nya James Joyce 13 Tahun
"Hati-hati bisa kecanduan membaca Ulysses, tetapi kecanduan intelektual," Kata Fritz Senn. Banyak orang menyerah membaca Ulysses. Kebetulan saya ikut Reading Group Ulysses di Yayasan James Joyce Zürich, Switzerland. Setiap Selasa: 17.30-19.00 (1,5 jam) dari 3 Maret 2006 sampai Oktober 2019 (13 tahun), khatam 6 kali.

Wednesday, February 12, 2020

Apresiasi Sastra ke-12

Muhidin M. Dahlan

Apresiasi Sastra yang ke-12 berarti satu dekade dua tahun pergelaran obrolan buku semalam yang diselenggarakan komunitas sastra yang menamakan diri Apresiasi Sastra. Berumah di media sosial–mulanya grup mailing list lalu Facebook–pergelaran sastra ini menjadi satu dari tiga yang terajeg penyelenggaraannya di Yogyakarta.

Saturday, January 18, 2020

Ada-ada Saja, Buku-buku Bekas Ini Jadi Kambing

Johannes Sutanto de Britto

Ada-ada saja postingan seorang penulis catatan perjalanan dan sastra Sigit Susanto yang kini bermukim di Swiss ini. Dengan nada seloroh ia memposting sebuah tulisan berjudul "Metamorfosis Kambing" di akun Facebooknya, Rabu, 16/7.

Sihir Puisi di Jagad Maya

Dwi Fitria
http://jurnalnasional.com/

Saatnya berselancar di medium sosialisasi sastra paling potensial.

Salah satu eksperimentasi sastra pertama yang dilakukan dengan menggunakan internet dilakukan oleh Douglas Anthony Cooper. Pada 1994, novelnya berjudul Delirium diposting secara berseri dengan menggunakan medium internet yang pada saat itu masih terhitung baru.

Penghantar: Dongeng Sebagai Pilihan…

DONGENG sebagai pilihan Apresiasi kali ini. Mengingat tradisi dongeng lisan dari ibu-ibu kita zaman dulu, yang mana zaman kini ibu-ibu muda kita sudah jarang yang melakukan. Kalau ada pun harus membaca buku, bukan dongeng yang di luar kepala. Lepas dongeng lisan maupun lewat bacaan, intinya untuk menghibur atau mengantarkan tidur anak. Di samping tentunya ada dongeng untuk orang dewasa.Ada 29 naskah yang terdiri atas 16 puisi, 8 cerpen dan 5 esai.

Salam Nyamnyam

Yonathan Rahardjo

Re: Kesan-kesan acara HUT Apsas ke-3
http://groups.yahoo.com/group/Apresiasi-Sastra/message/34722
oleh: You Leehttp://groups.yahoo.com/group/Apresiasi-Sastra/msearch?query=Yonathan+Rahardjo&/group/Apresiasi-Sastra/msearch?query=Yonathan+Rahardjo&se=youlee2010youlee2010

Beberapa hal yang kuingat seputar Pesta Apresiasi Sastra

Setiyo Bardono

- sekantong tas plastik penuh makanan tiba-tiba melorot dari atas panggung ketika Danarto yang bermonolog terasuki kekuatan Tuhan. Siapa gerangan aktor dibalik melorotnya tas plastik itu?

- Pertanyaan singkat yang diajukan Binhat Nurrohmat pada waktu diskusi buku Murakami ternyata ada 3 point hingga Mbak Ita Siregar terlihat gemas.